tak hanya itu, gaya bergaul yang individualis juga timbul karena pariwisata. kesannya kayak ada pertukaran budaya gitu.... orang-orang bali pada suka berlagak dan berpakaian ala bule amerika atau australia, bahkan ajang kumpul kebo juga dihalalkan saja, bahkan "berjemur pake bikini juga sudah biasa cox disini...", mengingat budaya barat yang cenderung beredar di Bali.
perubahan sosial memang sering terjadi pada masyarakat. tidak hanya perilaku, gaya berbusana juga menciptakan perubahan pada kota yang identik dengan pariwisata.berikut beberapa pendapat kawand2ku di facebook :
priska ivanesia : Banyak toko, mal, smua pada mo bisnis.. Klo libur, pada macet.. Gt x ya.. Wkwkk..
erni kasih simamora : Perubahan s0sial..
Hmmff...
Perilaku yg merubah gaya hidup,p0la pikir,tingkah laku.
Cth sdrhana yg paling tampak pd penggunaan bahasa...
ajust raditya :
yg jls hrga nasi cmpur pda naik
ad embel2 pariwisata
mgkn bule mkan dsana
saingan sma mhsiswa
efek sosialny...
mhsiswa jd pnter bhsa asing
;p
ad embel2 pariwisata
mgkn bule mkan dsana
saingan sma mhsiswa
efek sosialny...
mhsiswa jd pnter bhsa asing
;p
tri winata : Kendala perubatan tapal batas merupakan masalah pelik....
sejengkal bergeser, nyawa taruhannya......
sejengkal bergeser, nyawa taruhannya......
banyak hal yang bisa terjadi pada masyarakat Bali saat menjadi kota pariwisata... gerbang internasional terbuka dan globalisasi merajalela tak terkendali pada Bali. mari mawas diri dan berperilaku positif agar tak termakan globalisasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar